Woman On Top

Panduan Seks Wanita Dewasa (22+)

Pengalaman Nakal Bercinta dengan Perjaka

Aku seorang wanita karir yang cukup mapan umurku 45 tahun, boleh dibilang karirku sudah mencapai tingkat tertinggi dari yang pernah kuimpikan. Sehari-hari aku lebih banyak berjalan-jalan dengan teman, kadang-kadang kami traveling untuk membunuh waktu belaka. Aku merasa bahwa aku masih cantik dan gairahku masih bisa mengimbangi perjaka sekalipun.

Sejak 3 bulan yang lalu aku meminta salah seorang karyawanku untuk kost di rumahku. Dia pintar, jadi sewaktu-waktu bisa kuminta tolong. Tapi kehadiran dia ternyata membawa berkah yang lain. Sebetulnya Aku tinggal bersama pembantuku namun setiap minggu pulang dan seorang sopirku yang masih muda. Aku pernah mergoki mereka bercinta, namun tidak aku tegur karena aku sendiri menikmati aksi mereka.

Pagi itu aku segan sekali bangun dari ranjang, baru kemarin malam aku kembali dari melancong di luarnegri dan kebetulan hari itu adalah hari libur, sehingga aku memutuskan akan tidur sepuas mungkin. Aku mengenakan baju tidur yang tipis apalagi dengan tidur telentang pula. Aku berpikir di rumah sendirian hanya dengan Roni yang ada di lantai satu jadi aku bebas mengenakan baju apa saja yang aku suka. Tidak mungkin Roni naik ke atas, apalagi masuk kamarku. Biasanya aku hanya mengenakan cd dan bh saja. Biarpun umurku kepala 4 aku masih pede mengenakan baju ceksi, cd lingerie seksi sekalipun.

Pagi ini terasa sunyi karena minggu ini aku hanya berdua dengan Roni karyawanku yang kost di rumahku. Dengan rasa-malas aku bangun pagi tapi tidak beranjak dari ranjangku. Karena aku mendengar suara air di kolam renangku. Ini pasti Roni. Aku penasaran dengan pemuda tersebut. Cowok ini sebetunya menarik baik tingkah lakunya maupun bodinya. Cukup atletis. Kudekati jendela dari dari balkon aku melihat ke kolang renang. Ohhh …. dia sedang telentang di pinggir kolam renang dengan mengenakan celana hitam ketat … Wowwww …. pemandangan di depan mata membuat aku tidak bisa berkedip. Bagaimanapun aku masih bergairah. Maka terpancinglah gairahku. Dengan celana renang yang dipakai membuat kontolnya kelihtan menonjol. Sambil membayangkan yang ada di dalam celana tak sadar aku mengelus memeku. Sesuatu tak terduga terjadi saat dia melihat ke arahku. Aku terpaku melihat dia, begitu juga dia.

Kepalang basah terlanjur dilihat olehnya. Tak mau berlama-lama aku turun menyusulnya. Kusapa dia …. saat aku di depannya “pagi-pagi sudah berenang nggak dingin?”. Dia sangat kaget saat aku berdiri dengan mengenakan baju seksiku. Tidak tante … segar nih … kata dia. Kemudian dia menawari dan mengajakku renang. Tapi aku menolak. Kudekati dia dan aku duduk di sampingnya. Benar juga apa yang aku lihat di atas kontolnya besar dan menonjol di balik celananya. Kami ngobrol sebentar. Sesekali aku melirik ke arah tubuhnya, terutama celananya.  Tak tahan aku ingin meremas dan merasakannya. Rupanya dia juga terangsang melihat aku hanya mengenakan baju tidur yang merangsang. Karena aku lihat celananya begitu menonjol dan dia juga kelihatan gelisah. Tentu dia akan terangsang melihat belahan dadaku yang montok dan juga cd ku saat aku berjongkok di dekat dia. Tak tahan pada apa yang aku lihat, dan dia juga sudah ngaceng. Itu sudah cukup bagiku untuk tahu dia tidak akan menolak jika kuajak ngentot. Dengan pura-pura kusenggolkan pahanya, aku melirik kontolnya. “Kamu ngaceng ya” setengah bertanya walau aku sebetulnya sudah tidak tahan.


Dia tersipu…. Sambil nungging kudekati wajahnya, sehingga dadaku yang montok menjadi pemandangan yang menarik bagi dia karena wajahku kudekatkan ke wajahnya. Kutatap dia segera kuelus kontolnya di balik celananya.  Dalam posisi dia telentang dan Saat dia terpana segera kulumat bibirnya sementara tanganku beraksi di salam celananya. Dia kaget ….. mendapat serangan mendadak dariku. Tanpa perlawanan yang berarti kugarap dia. Dia masih diam saja. Sejenak kulepaskan kulumanku di mulutnya. “Kenapa diam saja sayang …. Ayo . … lakukan sesukamu … tak perlu malu” … ajaku supaya dia beraksi. Hari ini gini masih ada juga yang lugu. Atau memang pura-pura lugu. ahhhh … tak penting bagiku. Toh aku sudah sering ngentot sama perjaka.

Akhirnya dia mulai bereaksi dengan aksiku. Sementara tangan Ajie sedang berusaha membuka kancing BH-ku dari depan, tak lama kemudian kurasakan tangan dingin pemuda itu meremas dan memilin puting susuku. Aku ingin merintih nikmat tapi nanti malah membuatnya takut, jadi kurasakan remasannya dalam diam. Kurasakan tangannya gemetar ketika memencet puting susuku, kulirik pelan, kulihat Ajie mendekatkan wajahnya kearah buah dadaku, lalu ia menjilat-jilat puting susuku, tubuhku ingin menggeliat merasakan kenikmatan isapannya, aku terus bertahan. Kulirik puting susuku yang berwarna merah tua sudah berkilat oleh air liurnya, perasaanku campur aduk tidak karuan, nikmat sekali. Mulutnya terus menyedot puting susuku disertai dengan gigitan-gigitan kecil, tangan kanan Ajie mulai menelusuri selangkanganku, lalu kurasakan jarinya meraba vaginaku yg masih tertutup CD, aku tak tahu apakah vaginaku sudah basah atau belum, yang jelas jari-jari Ajie menekan-nekan lubang vaginaku dari luar CD, lalu kurasakan tangannya menyusup masuk ke dalam CD-ku, jantungku berdebar keras sekali, kurasakan kenikmatan menjalari tubuhku. Jari-jari Ajie sedang berusaha memasuki lubang vaginaku, lalu kurasakan meremas pantatku wah nikmat sekali aku sudah tak tahan lagi, kubuka mataku sambil menyentakkan tubuhku.

“Tante pantatnya masih kencang?”,Dibilang begitu aku bangga setengah mati.  Dia berusaha bangun duduk, tapi kedua tangan ku menekan pundaknya dengan keras aku makin terangsang. Melihat dia posisi telentang langsung kutunggangi dan langsung kulumat bibirnya. Sementara kontolnya terasa mengganjal di vaginaku. Setelah berciuman dan kulumat bibirnya aku ganti posisi 69 dengan aku posisi di atas.  Aku meremas dan mengocok kontolnya.Sesekali kusedot sambil tanganku mengocok kontolnya. Tak lama aku merasakan puncaknya ketika Ajie makin dalam memasukkan lidahnya ke dalam vaginaku.

“Ajiee…, aa…, enaakk” Kurasakan tubuhku ngilu semua ketika mencapai orgasme, Ajie terus menyusupkan lidahnya keluar masuk vaginaku. Kuremas-remas dan kugaruk-garuk rambut Ajie. Kemudian kulihat Ajie mulai menjilat lubang pantatku, aku kegelian, tapi Ajie tidak peduli, ia berusaha membuka lubang pantatku, aku mengerahkan tenaga seperti sedang buang air sehingga kulihat lidah Ajie berhasil menyusup kesela lubang pantatku, aku mulai merasakan kenikmatan bercampur geli.
“Terus Jie…, aduh nikmat banget, geli…, teruss…, hh…”, Aku mengerang-erang, Ajie terus menusukkan lidahnya ke dalam lubang pantatku, kadang-kadang jarinya dimasukkan ke dalam lalu dikeluarkan lagi untuk dijilat sambil memandangku.
“Enak tante…, nikmat kok”, Jawab Ajie, tak lama kemudian aku kembali orgasme, aku tahu lendir vaginaku sudah membanjir. Kucoba meraih penis Ajie, tapi sulit sekali. lalu aku berdiri diantara kepalanya, kemudian pelan-pelan aku jongkok di atas wajahnya, kurasakan vaginaku menyentuh hidungnya. Ajie menekan pinggulku sehingga hidungnya amblas ke dalam vaginaku, aku tak peduli, kugosok-gosok vaginaku di sana, dan sensasinya luar biasa, kemudian lidahnya mulai menjulur lalu menjilati lubang pantatku lagi, sementara aku sudah tidak tahan.
“Awas…, mau keluar” Ajie memejamkan matanya.  Aku juga tak tahan, kucium kontol Ajie dengan lahap, kurasakan lendirku sedikit asin, kuraih penis Ajie, kukocok-kocok, kemudian kuselomoti penis yang besar itu. Kusuruh Ajie nungging diatas wajahku, lalu kusedot penisnya yang sudah basah sekali oleh lendir bening yang terus-menerus menetes dari lubang kencingnya. Ajie mulai memompa penisnya di dalam mulutku, keluar masuk seolah-olah mulutku adalah vagina, aku tidak peduli, kurasakan Ajie sedang menikmati vaginaku sambil mengocok lubang pantatku  kadang-kadang penisnya kembali masuk ke mulutku. Tak lama kemudian kurasakan tubuh Ajie menegang lalu ia menjerit keras. penisnya menyemburkan air mani hangat yang banyak sekali di dalam mulutku. Kuhisap terus, kucoba untuk menelan semua air mani yang rada asin itu, sebagian menyembur ke wajahku, ku kocok penisnya, Ajie seperti meregang nyawa, tubuhnya berliuk-liuk disertai erangan-erangan keras. Setelah beberapa lama, akhirnya penis itu agak melemas, tapi terus kuhisap.

Kujilat-jilat kepala penisnya yang masih berlendir. Ajie lalu mengarahkan penisnya ke vaginaku, kutuntun penis itu masuk ke dalam vaginaku. Kemudian pemuda itu mulai memompa penis besarnya ke dalam vaginaku. Aku mulai merasakan kenikmatan yang bukan main setiap penis itu dicabut lalu ditusuk lagi. Kadang Ajie mencabut penisnya lalu memasukkannya ke dalam mulutku, kemudian kurasakan pemuda itu berusaha menusuk masuk ke dalam lubang pantatku. Hebat sekali …. sperma sudah keluar tapi masih bisa lagi. wowowwww …. sebuah keberuntungna bagiku.

“Pelan-pelan…, sakit” Kataku, kemudian kurasakan penis itu menerobos pelan masuk ke dalam lubang pantatku, sakit sekali, tapi diantara rasa sakit itu ada rasa nikmatnya. Kucoba menikmati, lama-lama aku yang keenakan, sudah 3 kali aku mencapai orgasme, sedangkan Ajie masih terus bergantian menusuk vagina atau pantatku. Tubuh kami sudah berkubang keringat.
“aakkhh…, tante, tante…, aa” Ajie merengek-rengek sambil memompa terus penisnya di dalam lubang pantatku. Dengan sigap aku bangun lalu secepat kilat kumasukkan penisnya ke dalam mulutku, kuselomoti penis itu sampai akhirnya menyemburlah cairan kenikmatan dari penis Ajie disertai jeritan panjang, untung tidak ada orang dirumah. Air maninya menyembur banyak sekali, sebagian kutelan sebagian lagi kuarahkan ke wajahku sehingga seluruh wajahku berlumuran air mani pemuda itu.

Kemudian Ajie menggosok penisnya ke seluruh wajahku, lalu kami berpelukan erat sambil bergulingan di lantai kolam renang. Kepuasan yang kudapat hari itu benar-benar sangat berarti. Aku makin sayang dengan Ajie. Ada saja sensasi dan cara baru setiap kali kami bercinta.

Minggu ini indah sekali dan Minggu selanjutnya terasa indah karena aku dapat melampiaskan gairahku dengannya.

Setelahnya kami bebas bercinta di mana saja yang kami suka karena kami hanya berdua. Kadang di taman kolam renang, dapur, meja kerjaku semuanya sudah kami coba. Bahkan kami bercinta tak mengenal waktu siang atau malam selama kami menginginkan. Tak jarang pula di kuundang ke kamarku untuk menemani tidurku.

Malam berikutnya terasa dingin. Di saat ini aku ingat Ajie. Tak tahan dengan kondisi dingin aku turun menuju ke kamar dia, karena aku coba hubungi hpnya tidak diangkat. aku ingin mencari kehangatan bersamanya. Kulihat lampu kamar masih menyala. Benar juga dia masih bangun. Dia sempat kaget sewaktu aku masuk kamarnya. Namun dia sudah paham akan kedatanganku. Yang pasti aku mengajaknya bergumul. Dia tanggap dengan kedatanganku. Diraihnya tanganku dan aku di pangku di ujung tempat tidurnya.  Kulumat bibirnya sementara dia menyingkat dasterku dan meremas pantatku sambil mengelis punggungku. Lingerieku dipelorotin sementara tali BHku dibiarkan melorot di pundakku. Tak mau berlama-lama, kutanggalkan dasterku. Kini tinggallah aku telanjang. Kontolnya menyodok memeku membuat aku tidak tahan lagi kontolnya masuk ke dalam memeku.

Kali ini aku sudah tidak tahan lagi tanpa oral seks kuarahkan kontolnya masuk ke dalam vaginaku … Bleeezzz …. ahhhh … nikmat sekali. Bak Kuda liar aku naik turun sementara tanganku berpegangan pada lehernya. Ohhhh …..betapa nikmatnya …. Sementara tangan dia menopang bokongku …

Nikmatnya Kontol dia kurasakan hingga ubun-ubun aku terus …. aaahhhkkk….ooohhh….aku…ak…aku ke..keluar nggaaaaaa….aaah…aaahhh” aku menjerit sambil tanganku menekan kepalanya, aku mengalami orgasme yang teramat hebat. Tak berala diapun mau keluar spermanya.  Kupercepat genjotanku agar kontolnya makin meregang dan mengelurkan spermanya. Setelah kugenjot terus menerus akhirnya keluar dan muncrat ke dalam memeku. ohhhh …. terasa nikmatnya. Namun aku tetap ingin merasakan spermanya dan kenikmatan dalam jilatan mulut dan ingin muncrat di muluku sambil menjilati dan sedot spermanya.

Kali kini aku posisikan dia 69 dengan aku diatas. kami melakukam oral seks setelah orgasme. Aku  menyedot batang Kontol nya saat dia mulai menyedot kemaluanku. Kami saling menjilat dan menyedot kemaluan kami masing-masing dengan posisi wajah dia menyeruak ke selangkanganku dan wajahku dikangkanginya.

Aku semakin menggelinjang liar saat lidahnya  mengais-ngais memeku dengan menekuk kedua pahaku ke atas. Aku sangat terangsang dengan perlakuannya itu. Apalagi saat lidahnya dimasukkan dalam-dalam ke lubang vaginaku. Aku tak mampu menjerit karena mulutku tersumpal batang Kontol nya yang sedang kujilati spermanya.

Tubuhku bergetar hebat menahan kenikmatan yang menyergapku. Dengan ganas menjilat-jilat tonjolan kecil di Lubang Memek ku dengan kedua tangannya membuka lebar-lebar labia mayoraku ke arah berlawanan. Aku tak mampu bertahan lama atas perlakuannya itu. Akupun melakukan dengan ganas dan liar. Tubuhku mengejan dan berkelejat seperti cacing kepanasan. Lalu tubuhku tersentak selama beberapa saat dan akhirnya terdiam. Aku mengalami orgasme lagi dengan cepatnya.

Dia masih membiarkan batang Kontolnya menyumpal mulutku sambil sesekali lidahnya menyapu-nyapu dinding vulvaku. Setelah aku mulai dapat mengatur napasku, diia menggulingkan tubuhnya ke samping dan menarik tubuhku agar naik ke perutnya. Ia bergeser ke arah dekat dinding dan menumpuk beberapa bantal di belakang punggungnya hingga posisinya kini setengah duduk. Tubuhku ditariknya hingga menduduki perutnya lalu diangkatnya pantatku dan dicucukannya batang Kontol nya ke Lubang Memek ku.

Dengan pelan aku menurunkan pantatku hingga Kontol Gedenya secara perlahan melesak ke dalam jepitan Liang Memek Nikmat ku. Aku menahan napas menikmati gesekan batang Kontol nya di dinding Lubang Memek ku. Setelah beberapa kocokan yang kulakukan akhirnya amblaslah seluruh Kontol Gede ke dalam Lubang Memek ku.

Kini aku duduk di atas perutnya yang setengah duduk dengan punggung diganjal bantal. Dengan tangan bertumpu tempat tidur aku mulai bergerak menaik-turunkan pantatku secara perlahan. Sementara itu tangannya mencengkeram pantatku membantu menggerakkan pantatku naik turun, mulutnya sibuk menetek payudaraku. Posisi seks di atas merupakan salah satu posisi favoritku. Karena dengan posisi ini aku dapat mengontrol sentuhan-sentuhan pada daerah sensitifku dengan Kontol Gede laki-laki yang menancap di Lubang Memek ku. “Akhh.. Shh.. Terushh.. ” aku mendesis-desis saat dia ikut mengimbangi goyanganku sambil kedua tangannya menekan kedua payudaraku hingga kedua putingku masuk ke dalam mulutnya. Kedua putingku dijilat-jilat dan disedot secara bersamaan hingga membuat nafsuku meningkat secara cepat. Aku semakin liar menggerakkan pantatku di pangkuannya. Tubuhku kembali mengejat-ngejat dan seperti terhantam aliran listrik. “Terusshh.. Terusshh.. Ouchh..” aku semakin liar mendesis saat kurasakan sesuatu meledak-ledak. Tubuhku terasa terhempas ke tempat kosong lalu akhirnya aku ambruk di dadanya.

Dia lalu bangkit dan berganti menindihku dengan tanpa melepaskan batang Kontolnya dari jepitan Lubang Memek ku. Bantal yang tadi mengganjal punggungku ditaruhnya untuk mengganjal pantatku hingga gundukan kemaluanku semakin membukit. Aku yang sudah lemas kembali dijadikan bulan-bulanan genjotan batang Kontol nya. Bibirnya tak henti-hentinya melumat bibirku dan pantatnya dengan mantap memompa batang Kontol nya menusuk-nusuk Lubang Memek ku. Kedua tangannya mengganjal bongkahan pantatku hingga tusukannya kurasakan sangat dalam menumbuk perutku.

“Ughh.. Ughh.. Putarrhh.. Buu.. Putarrhh ugghh..” kudengar mendengus kemudian memutar pantatku. Aku  memutar pantatku dengan sisa-sisa tenaga yang masih ada.

“Terushh.. Terushh ter.. Oughh!!” Akhirnya dengan diiringi dengusan panjang tubuhnya berkelojotan. Tubuhnya tersentak-sentak dan hunjaman batang Kontol nya serasa menghantam sangat dalam karena didorong sekuat tenaga olehnya. Batang Kontol nya berdenyut-denyut dalam jepitan Liang Memek Nikmat ku dan crott.. Crott.. Crott batang Kontol nya menyemburkan cairan kenikmatan ke dalam Liang Memek Nikmat ku. Aku merasa ada desiran hangat menyembur beberapa kali dalam Lubang Memek ku. Nikmat sekali rasanya.Dia masih berkelojotan untuk beberapa saat lalu akhirnya terdiam.

“Oughh.. tante ,…. hebatthh” bisiknya di telingaku dengan napas yang masih ngos-ngosan. Tubuh atletisnya ambruk menindih tubuh telanjangku. Batang Kontol nya dibiarkannya tertancap erat dalam jepitan Liang Memek Nikmat ku. Kami berdua sama-sama diam menikmati sisa-sisa kenikmatan yang baru saja kami raih. Kurasakan kontolnya masih menegang. Kuangkat tubuhnya dan kucabut kontolnya. Kali ini kukulum dan kuremas sambil kujilati ujung kontolnya. Kukocok dan kulumat kontolnya ingin merasakan muncratnya sperma ke dalam muluktu. Seiring dengan menggelinjangnya akhirnya spermanya keluar, walau tidak banyak karena sudah terkuras, keluarnya bisa kunikmati kujilati. Kusedot lagi dan kusedot sampai-sampai tubuhnya dia bergetar. Dia berteriak …. ahhhhhh …. berteriak sepuasnya Jie …. tak ayo teriak terus …..  Dia berani karena kita hanya berdua. Aku semakin semangat mengerjain kontolnya saat di berteriak ….

Sebelum tengah malam kami sudah terbaring lemah tak berdaya karena pergumulan seru.  Sambil berpelukan kuciumi dia sementara kupegangi kontolnya yang sedang terkulai lemas karena kehabisan sperma. Kamipun tertidur kali ini aku tidur bersamanya di kamar dia. Aku sengaja memang tidak beranjak agar aku bisa menikmati lagi bersamanya. Kami baru bangun ketika matahari sudah terbit. Rupanya dia masih tergeletak semantara aku bersandar di dadanya. Kulihat kontolnya yang ngaceng membuat aku ingin melumatnya.  Tak tahan juga aku melihatnya akhirnya tanganku gatal mengocoknya kembali semantara aku melimat bibirnya. Pagi ini aku garap dia. Yahhh …. nikmatnya sarapan pagi dengan menu kontol dan sperma. wowwwww …. nikmat …

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Artikel Paling Disuka

Foreplay Afterplay

Koleksi CD & Lingerie

Dapatkan Artikel Terbaru

Bergabunglah dengan 204 pengikut lainnya

Teknik Bercinta

Tips Seni Bercinta

Posisi Bercinta Favourit

Tips Hot Malam Ini

Gaya Bercinta Malam Ini

Top Rated

Galeri Info

Tips Penghasilan

Referensi

Pengunjung

  • 4,854,459 hits
HTML hit counter - Quick-counter.net PageRank Checker
Juni 2012
M S S R K J S
« Mei   Jul »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
%d blogger menyukai ini: