Woman On Top

Panduan Seks Wanita Dewasa (22+)

Nikmatnya Bercinta dengan Karyawan Suamiku

Sebut saja namaku Tyas, wanita umur 30 tahun dan orang-orang bilang bentuk tubuhku amatlah proposional, tinggi 170 cm berat 55 kg dan ukuran buah dada 34B, ditunjang wajah cantik itu juga orang-orang yang bilang dan kulit putih cerah. Sebelumnya aku memang sering bekerja menjadi SPG pada pameran mobil dan banyak orang mengelilingi mobil yang aku pamerkan bukan untuk melihat mobil tetapi untuk melihatku.

Aku menikah dengan mas Roni, 40 tahun seorang pekerja sukses. Kami dinikahkan karena   tuntutan orang tua kami. Roni tidak dapat memenuhi kebutuhan seksku yang boleh dibilang agak maniak ….. Sebetulnya aku mencintai seorang cowok yang telah kami jalin selama 1 tahun yang tak lain adalah karyawan kepercayaan suamiku. Namanya Pramudia. Dengan pacarku aku bisa melampiaskan birahiku sepanjang waktu. Bahkan sehari aku bisa minta 12 kali naik ranjang sepanjang hari dan dia bisa melayaniku dari bangun pagi sampai menjelang tidur. Kami bisa bercinta di manapaun tidak harus di tempat tidur. 

Cerita seks ini berawal dari kesuksesan Roni bekerja di kantornya dan mendapat kepercayaan dari sang atasan yang sangat baik. Kepercayaan ini membuat dia sering harus bekerja overtime, sering keluar kota. Itulah yang membuat kami sering bertengkar karena kadang Roni harus berangkat lebih pagi dan lewat tengah malam baru pulang. Aku hanya ditemani seorang pembantu.  Hari ini pembantuku sedang pulang ke kampung dan sendirian di rumah.  

Di hari Sabtu seperti biasa aku berenang di kolam renang, karena tak ada seorang pun aku berenang dengan pakaian mini yang seksi. Saat asyiknya berenang tanpa disadari, Bram karyawan suamiku yang juga pacarku masuk dengan kunci milikku dan melihat aku sedang berenang tanpa pakaian renang yang biasa aku pakai. Aku suka dia karena dia memang ganteng dan yang pasti jagoan di ranjang. Memang cakep dan usianya seumurku, kadang aku jug sering curi pandang walau aku tidak bersamanya lagi. Bodinya proporsional dan tegap. Jika dia bersama suamiku sering di malam hari aku  matanya yang nakal suka mencuri pandang diantara sela-sela baju tidur yang aku kenakan. 

Dia memang kepercayaan suamiku dan sudah biasa ke rumah sehingga dia bisa keluar masuk. Kulihat dia melihatku sebentar, namun kembali menunduk karena barangkali sungkan menuju tempat aku berenang. (Sejak aku menikah dia memang menjaga jarak dan sedikit mejauhi) Dia berdiri di dekat kolam renang dan memulai bicara “Maaf Tyas, aku di suruh bapak mengambil berkas katanya aku suruh ambilkan”.  Dari bawah kolam renam sempat aku melihat area pinggang ke bawah yang membuatku membayangkan apa yang ada di dalam celananya. Yahhh … kontol gedenya pernah aku nikmati dan rasakan. Baru kali ini aku berhadapan muka dengannya setelah aku menikah.  Tak berapa lama aku menjawabnya “Sebentar ya?” tidak keburu khan, sambil aku keluar dari kolam renang. Secara reflek dia membantuku memegang tanganku untuk membantuk aku keluar dari kolam renang.”Mari aku bantu ya”? Kata dia singkat. “Woowww …. dengan senang hati”. kataku.

Secara tidak terduga terjadi, ketika mencoba menjulurkan tanganku dan siap untuk menarik tanganku dia terpeleset dan byurrrrrrrrrrrr ………… kami terjatuh ke kolam bersamaan. Bram langsung menarikku agar aku tidak tenggelam. Tidak sengaja kami saling berpelukan dan berangkulan, sesaat aku tanganku mengenai depan celananya. Kurasakan dia kontolnya ternyata sudah ngaceng ….  Dalam hatiku memang gede kontolnya. Dia pasti terangsang saat melihat dadaku yang montok yang hanya berbalut bh mini. Wahhh pasti nikmat ini ….  Aku yakin dia masih mengingingkanku.

Secara reflek aku meremas kontolnya. Sementara dia kaget saat kulakukan seperti itu. Sambil berenang ku dorong dia dan tak mau berlama-lama aku  melumat bibirnya. Buuuu … ahhhh …. dia mendesah … Dia masih terdiam saat aku melumatnya. Sementara tangannya kuarahkan ke bokongku. “Kamu tidak mau Pram?” sergahku setengah sewot. “kamu tidak perlu takut” lanjutku.  Bagaimana kalau kita naik ke atas. “Aku mau buka baju ini, mau aku keringkan dulu” jawabnya. Aku baru sadar kalau dia memang masih berpakaian lengkap. Dadanya yang bidang kelihatan dari bajunya yang basah membuatku tak tahan lagi.

Kutemani dia ke tempat cuci. Begitu sampai kubantu melepas satu-persatu pakaiannya yang basah. Dia melepas bajunya, sedangkan aku sengaja langsung ke bawah dan melepas celananya langsung berhadapan benda kesukaanku kontolnya. Wowww …. aku tak tahan lagi begitu celana dan cd-ny aku plorotin. Kontolnya tegak berdiri seperti menantangku. Sambil berdiri kudorong dia kusandarkan dinding dan dengan sigap segera aku langsung berlutut di hadapannya dan mengulum penisnya, Pram yang masih terkejut dengan kejadian tadi hanya mendesah perlahan merasakan penisnya aku kulum dan hisap dengan nafsuku yang sudah memuncak. “Kontolmu tambah gede sayang?” kataku. Jelas aku tahu karena pernah merasakan kontolnya beberapa kali.

Lalu dia mulai mengulum puting payudaraku dan mengisapnya bergantian. Setelah beberapa lama dan memekku sudah terasa sangat basah, lalu menurunkan ciumannya dari payudaraku, perlahan bergerak ke bawah, kearah perutku lalu ke arah selangkanganku dan menjilat bagian pinggir celana dalamku. Masih dalam posisi berdiri aku merasa semakin tidak tahan dan mulai meremas rambut Pram dengan gemas.

Kuajak dia ke kamar sebelah yang kebetulan sudah dibersihkan. Aku tidak berpikir lagi becinta di kamarku. Pram lalu menarik tubuhku, menelentangkanku di atas ranjang. Lalu kemudian perlahan dia membuka celana dalamku dan mulai menjilat klitoris dan memekku. Kali ini aku tidak menahan suaraku lagi, dan tanpa ragu-ragu mulai mengeluarkan erangan seiring dengan kenikmatan yang makin kurasakan. Aku menjerit sepuasnya dan sekerasnya membuat dia tambah beringas. Dan ketika kurasakan orgasmeku hampir mendekat aku tarik Pram sambil minta untuk memasukkan kontolnya sekarang juga. Lalu Pram naik ke atas ranjang. Kini kontolnya yang besar sudah tegak mengacung, aku sungguh tak tahan untuk tidak mengulumnya walau sebentar. Setelah itu Pram mulai mengarahkan kontolnya ke memekku dan menggesekkan bibir luar memekku, dan dengan satu gerakan keras Pram langsung membenamkan seluruh kontolnya ke dalam memekku.
 
Karena memekku sudah sangat basah maka seketika kontol Pram langsung masuk. Sungguh suatu kenikmatan yang tak terhingga. Lalu dengan keras dan cepat Pram memompa menggerakkan kontolnya keluar masuk memekku.
Kubalikan dia sehingga dia telentang dan aku sekarang yang genjot dia. Seperti kuda liar kugenjot dia dengan sekuat tenaga. Tak tahan kenikmatan yang kurasakan aku berteriak melampiaskan.

Mungkin karena nafsu yang sudah sangat tertahan tak kuasa aku melepaskan puncak gairahku yang pertama sambil mendekap erat Bram dan menggigit pundaknya agar tidak bersuara, kudekap serta Bram seakan tak dapat dilepaskan mengiringi puncak orgasmeku. Bram merasakan penisnya disiram cairan hangat dan tahu bahwa aku mengalami orgasme dan membiarkanku mendekapnya sangat erat sambil memelukku dengan belaian hangatnya. Selesai aku orgasme sekiat 30 detik, Bram membalikan aku dengan penisnya masih tertancap di dalam vaginaku. Pram mulai mencumbuku dengan menjilati leher dan putingku perlahan, entah mengapa aku kembali bernafsu dan membalas ciumannya denga mesra, lidah kami saling berpagutan dan Pram merasakan penisnya kembali dapat keluar masuk dengan mudah karena vaginaku sudah kembali basah dan siap menerima serangan berikutnya. Dan Pram langsung memompa penisnya dengan semangat dan cepat membuat tubuhku bergoyang dan buah dadaku bergerak naik turun dan sungguh suara yang timbul antara erangan kami berdua yang tertahan derit tempat tidur dan suara penisnya keluar masuk di vaginaku kembali membakar gairahku dan aku bergerak menaik turunkan pantatku untuk mengimbangi Bram.

Dalam kenikmatan yang makin memuncak aku terus berkata, ayo Pram gerakin yang cepet, aku udah mau nyampe… Akhirnya orgasmeku tiba dan kulingkarkan kakiku ke pinggang Pram dan menguncinya dengan erat. Pram mengimbanginya dengan membenamkan kontolnya sedalam mungkin ke memekku. Lalu aku terkulai lemas dan mulai menata nafasku. Pram ternyata belum sampai. Pram lalu mencabut kontolnya dari memekku dan memintaku berbaring telungkup. Aku lalu telungkup sambill memeluk bantal di kepalaku. Lalu Pram mencium rambutku, kemudian turun ke arah punggungku. Lidahnya bergerak menjilati punggungku yang basah oleh keringat. Lalu ketika tiba di kedua bongkahan pantatku, Pram dengan lembut menggigit dan mengisap buah pantatku dan meninggalkan bekas merah setelahnya.
Ragan Brooks nude doggy style sex sceneLalu aku menungging dan perlahan memintanya memasukkan kontolnya dari belakang. Terus terang ini adalah gaya favoritku karena gesekan kontol bisa lebih terasa sampai menyentuh mulut rahimku. Biasanya suamiku tidak bisa tahan lama dengan gaya ini. Namun Pram sungguh lain, sebab sudah lebih setengah jam dia masih kuat menahan ejakulasinya. Sampai akhirnya dia bilang kalau dia udah mau sampai. Aku bilang ayo Pram gerakin yang cepet, dan minta supaya ejakulasi di dalam memekku.
Dan benar saja 10 menit kemudian aku sampai pada puncak orgasme yang kedua, dengan meletakan kedua kakiku dan menekan keras pantatnya hingga penisnya menyentuh rahimku. Kupeluk Pram dengan erat yang membiarkan aku menikmati kenikmatan yang menyerangku berkali-kali bersamaan keluarnya cairanku. Kugigit bibirku,  cukup lama aku dalam keadaan spontan aku berteriak histeris …. ahhhhh wuuuuuhhhh ……  yessssss ….. yeessssss … keenakan …  setelah selesai aku berada dalam puncak ternyata aku sudah kembali mengimbangi gerakan Pram dengan menaik turunkan pantatku…. teriakanku makin tak terkendali kenikmatan yang tiada tara. Lalu Pram kemudian menggerakkan kontolnya makin cepat dan kemudian kurasakan semprotan spermanya yang hangat di memekku.

Akhirnya aku hanya bisa merasakan lidahnya merayapai seluruh sisi vaginaku dan memasuki liang senggamaku … aku hanya menggigit bibir menahan gairah yang masih bergelora dari semalam. Cukup lama dia mengerjai vaginaku, nafasnya kuat sekali pikirku. 

Aku sendiri kemudian mencapai orgasmeku yang kedua pada saat yang hampir berbarengan. Setelah itu dengan mendekapku dari belakang dan dalam keadaan telanjang kami berdua tertidur. Sesaat sebelum tidur sore ini aku minta sore ini datang lagi untuk menenamiku. Karena aku masih membutuhkan sentuhannya, terutama kontolnya.
Sex Spontan

Sorenya dia sudah datang langsung menuju kamar yang aku sediakan. Sedangkan aku masih di dalam rumah. setelah beberapa saat kemudian aku menyusul dengan tergesa-gesa masuk ke dalam dan menuju kamar Pram Hanya mengenakan lingerie hitam. Kejadian tadi siang membuatku ingin mengulangi lagi. Dari tadi aku sudah menunggu dan tak sabar segera aku  menyusul dia ke kamarnya. Pintunya belum ditutup. Begitu berhadapannya dengannya kutabrak dia dan kulumat bibirnya. Langsung aku melucuti tshirtnya dan kulumat bibirnya dengan penuh birahi, sementara dia mencium  pipiku. Pagutan ini membuat aku bergairah sedang aku msih memakai bikini lingerie gstring yang memang hanya menggunakan tali sebagai pengikatnya. 

Erin Daniels lesbian oral action in bedSambil mulutku tetap di dalam penisnya aku ajak dia ke tempat tidur dan kudorong dia. Segera kulucuti celananya, perlahan naik ke atas tempat tidur dan menempatkan vaginaku di mulut Bram yang sudah terbaring, dia mengerti maksudku dan langsung saja lidahnya melahap vaginaku yang sudah sangat basah, sambil melorotin gstringku.

Cukup lama kami dalam posisi itu,aku langsung mengambil inisiatif untuk merubah posisi dan perlahan duduk di atas penisnya yang sudah mengacung tegang dan besar panjang. Perlahan aku arahkan dan masukan ke dalam lubang vaginaku, rasanya nikmat, perlahan tapi pasti aku merasaskan suatu sensasi yang amat besar sampai akhirnya keseluruhan batang penis Bram masuk ke dalam vaginaku “Ahh..sssfff..Braaam!” erangku perlahan menahan suara gairahku agar tidak terdengar, aku merasakan seluruh penisnya memenuhi vaginaku dan menyentuh rahimku. Sungguh suatu sensasi yang tak terbayangkan, dan sensasi itu semakin bertambah saat aku mulai menggoyangkan pantatku naik turun sementara tangan Bram dengan puasnya terus memainkan kedua buah dadaku memuntir-muntir putingku hingga berwarna kemerahan dan keras “ahh..ahh..” demikian erangan kami perlahan mengiringi suara penisnya yan keluar masuk vaginaku.Tak tahan dengan nafsunya mendadak Pram duduk dan mengulum buah dadaku dengan rakusnya bergantian kiri kanan bergerak ke leher dan terus lagi. Aku sungguh tak dapat menahan gairah yang selama ini terpendam. 

Maria Ozawa naked riding a guy in bed“Gila kamu pram.,” protesku tanpa perlawanan karena aku sendiri sangat bergairah oleh tantangan ini dan dengan kasar dia menciumi  sambil meremas buah dadaku “Tapi kamu menikmatinya khan?!,” goda Bram sambil mencium leher belakangku. Dan aku hanya mendesah menahan nikmat dan tantangan ini. Yang lebih gila Bram menarikku ke jendela dan masih dari belakang dia meremas-remas buah dadaku dan meciumi punggung hingga pantatku, “Gayanya sambil dengan keras menusukan penisnya ke dalam vaginaku dari belakang. “AHH..Bram..” teriakku kaget dan nikmat, sekarang aku berani bersuara lebih kencang  Langsung saja Bram memaju mundurkan penisnya di vaginaku..”Ahh.. Bram lebih kencang..fuck me Bram..puaskan aku Bram..kontolmu sungguh luar biasa..Bram aku sayang kamu..” teriakku tak keruan dengan masih.

Pram mengimbangi dengan gerakan yang liar hingga vaginaku terasa lebih dalam lagi tersentuh penisnya dengan posisi ini,”Tyas..khhaau hhebat..” desahnya sambil terus menekanku. Ternyata kami memang bisa saling mengimbangi, kali ini dalam waktu 20 menit kami sudah mencapai puncak secara bersamaan “Teruuus Bram lebih khheeenncang..ahhhh aku keluar Braaaaam”, teriaku. “Aaakuu juga Tyyaaasss..nikkkkmat ssekali mmmeemeekmu..aahhhhh.” teriaknya bersamaan dengan puncak kenikmatan yang datang bersamaan.Kulepaskan kontolnya kemudian kugarap di mulutku. kemudian sambil menungging dan kutindih dia kujilat dan kumasukkan ke dalam mulut untuk menikmati spermanya. Dia menggelinjang tak karuan. Namun apa daya tidak bisa bergerak karena tanganya aku kunci dengna pahaku sedangkan kaki kubiarkan menendang kesana kemari sementara aku menikmat spermanya. Sungguh kenikmatan yang luar biasa.Sesaat kemudian kami berpelukan.

Bercinta lagi
 
Amy Fisher nude in her sex tapeMalam ini Pram kuperintahkan bermalam di rumahku dengan alasan aku di rumah sendiri. Suamiku pun mengijinkannya. Kesempatan ini tidak aku sia-siakan untuk bercinta dengannya.
Tengah malam aku terbangun. Melihat kontolnya yang ngaceng aku tak tahan lagi. Tanpa banyak kata kutelan sambil kukulum dengan nafsunya. Akhirnya dia terbangun. Ritual yang harus aku lakukan setiap bercinta adalah oral seks. Ini wajib bagiku. So kontolah yang pasti aku tuju sebelum ritual yang lain. Selanjutnya dia kupaksa melayaniku walau dia kelihatan kepayan melayaniku tadi. Akhirnya setelah aku rangsang dengan kontolnya, kami melanjutkan aksi seru lagi. Kami bercinta bergaya posisi secara bergantian. Kedua tangannya kini meremas kedua payudaraku sementara mulutnya mencium perut dan pusarku. Sungguh sangat membuatku makin terangsang.
 
Aku hanya memejamkan mata menikmatinya, aku sangat menikmatinya dan memeluk dan menggoyangkan pantatku mengimbangi goyangan liarnya. Hanya suara eranggannya dan suara penisnya maju mundur di dalam vaginaku, dia tahu bahwa aku sudah berada dalam kekuasaannya.
 
Sepuluh menit berlalu dan goyang Bram semakin cepat sehingga aku tahu dia akan mencapai puncaknya, dan akupun merasakan hal yang sama “Braaam lebih cepat sayang aku sudah hampir keluar..” desahku “Tahan sayang kita bersamaan keluarnya”, dan benar saja saat kurasakan maninya menyembur deras dalam vaginaku aku mengalami orgasme yang ketiga dan lebih hebat dari yang pertama dan kedua, kami saling berpelukan erat dan menikmati puncak gairah itu bersamaan. “Braaammm..,” desahku tertahan. “Ahhh Tyas..kau hebat..” demikian katanya. Akhirnya kami saling berpelukan lemas berdua, sungguh suatu pertempuran yang sangat melelahkan. Saat kulirik jam ternyata sudah dua jam kami bergumul. “Terima kasih Bram..kau hebat..” kataku dengan kecupan mesra dan langsung memakai pakaian tidurku kembali dan kembali ke kamarku.
Beberapa saat kemudian kembali aku yang mengalami orgasme diawali eranganku “Ahhh..”  “Nikmati sayang?”demikian bisiknya menyadari aku mengalami orgasme. Sebentar kemudian Bram lah yang berteriak panjang, “Kau hebat Tyas…aku cinta kau..AAHHH..HHH” dan aku merasakan semburan kuat di dalam vaginaku. Gila hebat sekali dia bisa membuatku menikmatinya pikirku. Setelah dia mencabut penisnya yang masih terasa besar dan keras, aku reflek menamparnya dan memalingkan wajahku darinya. Aku tak tahu apakah tamparan itu berarti kekesalanku padanya atau karena dia mencabut penisnya dari vaginaku yang masih lapar.

Bercinta di kolam renang

Setelah istirahat sejenak. Kuajak dia berenang.  itu aku langsung mencium bibirnya dan kembali mengenakan pakaian renangku dan kembali berenang. Malam ini aku mengajaknya berenang. Kali ini aku hanya mengenakan celana yang hanya menutupi memeku saja saja tanpa memakai bh. Biar asik. Berenang setelah bercinta membuatku merasa segar.

Tanpa dikomando, masih di kolam renang, kami saling merapatkan diri dan mulai mencumbu. Kami saling berguling-guling di kolam renang, kadang aku di atas, dia di atas. Karena suasana semakin hot, maka kami naik dan rebahan di pinggir kolam. Batang kemaluannya segera aku kulum. Sangat dahsyat, “Ohkk.. Tyas.. teerrus tyas..” Karena aku tidak ingin ketinggalan moment, kami mengambil posisi 69, dan segera dilumat habis lubang kemaluan nya. 

Pergumulan seru ini membuat aku tak tahan lagiBram.. masukin dong.. uuhh.. ayo adiknya dimasukin aku sudah tak tahan neh nih.. oohkk..” Detik berikutnya yang aku tahu dia telah berada di depanku dan penisnya yang besar telah menyeruak menggantian lidahnya? “Arrgghh..” erangku menahan nikmat yang sudah tidak tersentuh oleh suamiku. Akhirnya langsung saja dibukanya kedua kakiku dan bless penisnya kembali memenuhi vaginaku “Ahhh..ahh..” erangan kami berdua kembali terdengar perlahan sambil terus menggoyangkan pantatnya maju mundur Bram melahap buah dadaku dan putingku. ”Kau sangat cantik dan seksi Tyas..ahh” bisiknya ditelingaku.

Batang kemaluannya sudah tegak berdiri dan kuarahkan ke lubang kenikmatanku. Batang kemaluanku kujept rapat, suatu perasaan yang sensasional kurasakan tidak karuan. Padahal aku belum memompa dengan sekuat tenaga.
“Bram..gimana rasanya.. mmhh..” desahku menahan nafas dan mengatur posisi.

“Ohkkhh.. Bramm.. ohkk pelan-pelan..” ucapnya terputus-putus. “Oh yes, yes.. terus Bramm.. yes teruss kkhh.. Ohh.. ohh.. ohh..” suaranya makin mening
..“Aakkhh..” “Mmhh oohh.. ohh push.. push.. Bramm.. terus yang keras Bramm.. terus.. lebih dalam.. aauuhh..” aku menggigit keras bibirku sambil memegang keras pinggiran kolam,
Aku menjeriot, melengking, menandakan mau orgasme. Dan

“main di dalam air yuk..” Belum selesai bicara aku sudah ditarik ke kolam renang. Sambil mengapung, kami saling tarik dorong, menggoyangkan pinggul. Meskipun sudah klimaks, tidak perlu menunggu waktu lama, kontolnya sudah tegang, dan yang kali ini lebih tegang lagi. Meskipun di air, kemaluanku masih terasa basah dan hangat, semilir air yang bergerak menambah nafsu kami berdua dan gerakan kami saat ini lebih lambat dan terkontrol. Gerakan air seirama dengan gerakan batang kemaluanku yang maju-mundur kelubang kemaluanku. Teriakanku kini lebih teratur. Aku menikmati permainan yang kedua. Tidak sampai 15 menit kami sudah lemas menyambut datangnya orgasme yang kedua Dia memuncratkan air mani dan air spermanya bercampur dengan air kolam. “Ohh  kali ini aku merasakan nikmat yang luar biasa, mungkin Mmmhh, mau kan mengulangi lagi kapan-kapan.

Setelah itu hari-hari berikutnya sungguh mendatangkan gairah baru dalam hidupku dengan tantangan bercinta bersama Bram. Kadang dia menyusulku ke kamar. Dia tahu memang tahu kebiasaan aku suka tidur telanjang. Aku memang senang tidur bertelanjang agar dia datang bisa langsung bercinta.

Morning Sex

Pagi hari antara sadar sekilas kulihat jam di meja sudah menunjukkan jam setengah lima pagi. Sambil tersenyum aku kembali aku melirik kontolnya sedang bendiri.

Darlene Escobar nude has hot sex from behindSetelah bergumul di kolam renang malam ini dia tidur di kamar yang kusediakan untuknya. Malam ini kami hanya berdua, sehingga aku bebas melakukan apa saja. Pagi hari aku sudah bangun, dan kontolnya masih tegang berdiri. Namun kali ini aku haus dan menuju ke lemari es. Saat aku membungkuk di depan lemari es di belakangku Bram sudah di belakangku dan langsung menubruku dari belakang. Penisnya langsung menusuk vaginaku yang membuatku hanya tersedak dan menahan nikmat tiba-tiba ini. Sementara tanganya meremas dadaku. Ahhh …. nikmaatnya.  Kami bergumul sambil berdiri sementara aku bersandar di meja  dapur lalu dia mengambil kursi dan duduk di atasnya sambil memangku aku, “Pram kamu nakal” desahku yang juga menikmatinya. kami ingin bercinta hingga hampir pagi di dapur. Sungguh bersama Pram kudapatkan gairah terpendamku selama ini.

Dengan penuh nafsu aku langsung menyambar batang penis yang mulai mengeras, dan mengisapnya. Dia tersenyum melihat gayaku yang buas. Aku sedikit memiringkan tubuhku agar bisa mencapai kontolnya. Tanpa kesulitan dia melepas celana dalamku dari tubuhku, sekaligus dengan cekatan aku melepas celana dalamnya. Dia segera merangkul kedua pahaku untuk melumat kemaluan ku yang tersembunyi di pangkal pahanya.


Sambil bersimbah aku mainkan aksiku mengerjain kontolnya dengan posisi sambil duduk. 
Aku minta dia telentang di lantai untuk oral seks di bawah. Sambil posisi 69 dan kutunggangi dia aku mengulum dan mongocok kontolnya. Kami ‘terjebak’ dalam posisi 69. Dengan liar lidahnya menjelajahi permukaan vaginaku. Dia menikmati aksiku dan dia menikmati aksi jilatan lidah Pram di memekku. Tanganku meremas kedua payudaraku mengimbangi kenikmatan di memekku. Lantas Pram bergerak ke atasku, melumat bibirku dan mulai memasukkan kontolnya kembali. Kali ini kami menikmati persetubuhan dengan pelan dan dengan bibir yang terus saling berciuman, suasana terasa lebih romantis.

“Sshh.. Bramm.. aahh..” Aku mendesah keasyikkan. Kepalanya kupeluk erat ke dadaku. Upss.. hampir sesak nafas dia. Lidahnya terus bermain di kedua payudara. Juga putingku. Hhmm.. nikmat sekali, putingku betul-betul kenyal. Dia menggigitkua pelan-pelan untuk memberikan sensasi di puting ku.

“Aahh.. Yoo..” tubuh ku menggelinjang menahan rasa nikmat. Kami saling berpelukan erat, dan tubuh kami bergulingan tak karuan di atas ranjang. Gairah ku semakin memuncak.

“Uughh.. aahh.. Yoo.. gila lo.. aahh..” Aku  sampai menghentikan kulumannya di peninya untuk meresapi kenikmatan yang kuberikan di vaginaku. Aku tak mempedulikan desahan dia  yang keasyikan, lidahku semakin liar menjelajahi  sampai basah mengkilat oleh air liurku.

Emmy Rossum nude in really naughty sex actTak tahan oleh kenikmatan yang kuberikan lewat mulut, aku  segera bangkit dari posisi dan memutar tubuh. Dalam sesaat saja tubuh putih mulus ku telah menindih tubuhnya. Kedua tanganku  bertumpu di ranjang mengapit leherku.
“Come on Yo.. give me the real one.. sshh..” desahku penuh nafsu sambil mendekatkan vaginanya ke batang penisku. Aku membantunya dengan menuntun penisku untuk masuk ke dalam liang kenikmatan itu. Ssllpp.. bbleess..
“Sshh.. sshh.. oohh.. Yoo..” AKu merintih keasyikan seiring dengan tubuhku yang naik turun. Sementara kedua tangannya asyik memainkan kedua puting susuku yang kenyal. Lidahku bermain menjelajahi rongga mulutnya. Tubuh ku mulai menggelinjang menahan kenikmatan yang kuberikan dari segala arah. Pantatku semakin cepat naik-turun.

Sekarang aku yang menguasai permainan. AKu merentangkan kedua belah kakiku. kembali menghujamkan batang penis yang sudah basah ke dalam vagina. AKu kembali merintih tak karuan. Sementara kedua tangannya bergerilnya menjelahai pahanya yang mulus. Tubuhkusemakin menggelinjang. Gadis itu tak kuasa lagi menahan nikmat yang dirasakannya. Dinding vagina mulai berdenyut.

“Pramm.. sshh.. aahh..” akhirnya aku mencapai klimaksnya. Cairan kewanitaanku membanjiri penisnya. Tubuhku langsung tergolek pasrah. Aku merengkuh lehernya dan mendekatkan ke wajahnya. Pasrah. Sementara aku  membungkam mulutnya dengan puting susuku. Apa boleh buat, kami kembali melanjutkan permainan. Untuk kedua kalinya aku  mencapai klimaksnya.

Akhirnya ketika proyek kantor Roni selesai Pram harus pergi dari rumah kami dan malam sebelum pergi aku dan Bram menyempatkan bercinta kembali. Sambil berpesan padanya sewaktu-waktu aku butuh, dia harus siap melayaniku. Yahhh  ….. Aku memang sangat merindukan hangat kontolnya yang besar. Aku akan selalu kangen dan aku tidak bisa melupakan pertemuan dan pergumulan kita.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Artikel Paling Disuka

Foreplay Afterplay

Koleksi CD & Lingerie

Dapatkan Artikel Terbaru

Bergabunglah dengan 207 pengikut lainnya

Teknik Bercinta

Tips Seni Bercinta

Posisi Bercinta Favourit

Tips Hot Malam Ini

Gaya Bercinta Malam Ini

Top Rated

Galeri Info

Tips Penghasilan

Referensi

Pengunjung

  • 4,881,232 hits
HTML hit counter - Quick-counter.net PageRank Checker
Agustus 2012
M S S R K J S
« Jul   Sep »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d blogger menyukai ini: